UJIAN MID
SEMESTER
Matakuliah : Kimia Organik I
SKS : 3 SKS
Waktu :
07.30 (4Nop.) sd 07.30(5 Nop.)
Pengampu :
Dr. Syamsurizal
Nama : Wely Apriliyanti
Nim : RRA1C112001
Petunjuk:
Jawablah pertanyaan beriktut melalui
tahap-tahap pendekatan saintifik. Semua jawaban anda wajib diposting diblog
masing-masing.
1.
Pikirkan salah satu senyawa alkana yang anda kenal baik., temukan
dua atau tiga isomer dari senyawa tersebut kemudian cari data-data fisik dan kimia seperti titik didih, tingkat
kepolaran(moment dipol) dan entalfi pembakarannya.
a. Bandingkan
data-data fisik isomer yang satu dengan yang lain, jelaskan secara saintifik
mengapa dan cari faktor penyebanya perbedaan data-data tersebut.
b. Bagaimana
kestabilannya bila temperatur dari isomer yang dibandingkan pada suhu 0oC.
Jawab
Di dalam kehidupan sehari-hari
kita tentu banyak menemukan persamaan terhadap anak kembar,misalnya
rambut,wajah,postur tubuh dan lain-lain. Dan ada yang berbeda dari anak kembar
tadi misalnya,cara bicara,tingkat emosional dan lain-lain.
Sama halnya dengan senyawa alkana
yang mempunyai rumus molekul tertentu. Senyawa alkana yang mempunyai rumus
molekul dapat di gambarkan dengan rumus struktur. Sama halnya dengan anak
kembar yang mempunyai perbedaan nama.
Senyawa-senyawa
yang mempunyai rumus molekul sama tetabi berbeda rumus stukturnya di namakan
ISOMER.
Contoh 1 : terdapat senyawa hidrokarbon yang memiliki 4 atom C dan 10 atom H, maka membentuk rumus molekul
C4H10 (butana). Dari rumus molekul ini, kita dapat membuat 2 rumus struktur
atau 2 Isomer yakni n-butana dan iso-butane. Gambar bisa dilihat di bawah ini :

sampai C17H36 berwujud cairan; dan C18H38 ke
atas berwujud padat. Karena titik didih alkana ditentukan oleh beratnya, maka
bukanlah suatu hal yang aneh kalau titik didih alkana berbanding lurus denganmassa molekulnya. Titik didih
alkana akan meningkat kira-kira 20–30 °C untuk setiap 1 atom karbon yang
ditambahkan pada rantainya.
a) Bandingkan data-data fisik isomer yang satu
dengan yang lain, jelaskan secara saintifik mengapa dan cari faktor penyebanya
perbedaan data-data tersebut
Ø Alkana rantai
lurus akan memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada alkana rantai
bercabang karena luas permukaan kontaknya lebih besar, maka gaya van der Waals
antar molekul juga lebih besar. Contohnya adalah isobutana (2-metilpropana)
yang titik didihnya -12 °C, dengan n-butana (butana),
yang titik didihnya 0 °C.
Ø Entalpi
pembakaran pada n-butana adalah -30,0 kkal/mol
Entalpi pembakaran pada 2-metil
butana adalah -36,9 kkal/mol
b)
Bagaimana kestabilannya bila temperatur dari isomer yang
dibandingkan pada suhu 0oC.
Ø Menurut
pendapat saya kestabilannya pada suhu 00C tetap. Karena dia tidak
berpengaruh terhadap suhu,suhu yang di hasilkan dari suatu isomer
ditetapkan dari rantai isomer itu
sendiri apakah dia lurus,bercabang atau siklik.
2.
Bila suatu senyawa alkena yang berisomer cis dan trans dibakar,
tentukan isomer jenis apa yang memiliki entalpi pembakaran lebih besar,
jelaskan alasannya.
Jawab
Jika dilihat dari kesetabilannya yg
lebih stabil itu adalah trans karena saat dia terletak berjauhan gaya nya itu
akan saling tarik menarik. sedangkan jika dia ada di posisi cis dia akan saling
ttolak menolak seperti proyeksi newman,jadi apabila kesetabilannya tinggi
mungkiin bisa kita simpulkan bahwa butuh energi yg lbh besar jg untuk membakar
atau memutus ikatannya.
3.
Pikirkan bagaimana idenya suatu etana dapat berubah menjadi etena
selanjutnya dapat diubah menjadi etuna. Jelaskan perbedaan sifat kimia yang
paling mencolok diantara ketiga hidrokarbon tersebut.
Jawab
Dengan
cara reaksi eliminasi :
Reaksi eliminasi merupakan reaksi kebalikan dari
reaksi adisi. Reaksi eliminasi melibatkan pelepasan atom atau gugus atom dari
sebuah molekul membentuk molekul baru. Contoh reaksi eliminasi adalah eliminasi
etil klorida menghasilkan etana dan asam klorida.
Contoh :
eliminasi etil klorida menghasilkan etana dan asam
klorida.
C2H5Cl(aq) → C2H4(aq) + HCl(aq)
Etana menghasilkan etena
CH3-CH3 → CH2=CH2 + H2
Etana
dalam etuna (asetilena): yaitu, alkana ke alkuna
CH 3 CH = 3 -> CH 3 -
CH 2 Br -> CH 2 = CH 2 ->
CH 2 Br - CHBr ---> CH ≡ CH
Eten hv KOH Etana CCl 4 1,2-Dibromethane
atau NaNH 2 etuna
Reaksi eliminasi terjadi pada senyawa jenuh (tidak
memiliki ikatan rangkap) dan menghasilkan senyawa tak jenuh (memiliki ikatan
rangkap).
·
Logika reaksi eliminasi
Reaksi eliminasi
= penambahan pasangan
Reaksi eliminasi ,yupz ! Penambahan
pasangan atau bisa di sebut selingkuh ,selingkuh adalah cara paling gampang
untuk mengatasi hal tersebut. Rasa tidak puas terhadap satu pasangan terkadang
membuat kita gelap mata ,sehingga malah kita memilih berikatan dengan yang lain
untuk menghasilkan kepuasan tersendiri.
·
Alkana
Alkana adalah
sebuah hidrokarbon jenuhasiklis. Alkana
termasuk senyawa alifatik. Dengan kata lain, alkana adalah sebuah rantai karbonpanjang
dengan ikatan-ikatan tunggal. Rumus umum untuk alkana adalah CnH2n+2.
Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan
rumus CH4. Nama lainnya adalah parafin.
·
Alkena
Alkena atau olefin dalam kimia organikadalah hidrokarbon tak jenuh dengan
sebuah ikatan rangkap dua antara atom karbon. Rumus
umumnya adalah CnH2n. Alkena yang paling sederhana adalah etena (C2H4).
Nama lain untuk alkena adalah olefin. Alkena berisomer dengan sikloalkana.
Alkena ini mempunyai sifat tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut
organik. Alkena lebih reaktif jika dibandingkan dengan alkana, dikarenakan
alkena mempunyai ikatan rangkap dua.
·
Alkuna
Alkuna adalah hidrokarbon tak
jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga.
Secara umum,rumus kimianya CnH2n-2.
Salah satunya adalah etuna yang
disebut juga sebagai asetilen dalam perdagangan atau sebagai pengelasan.
Perbedaan yang mencolok terlihat dari :
·
Rumus dari senyawa-senyawa alkana,alkena,dan alkuna.
Ø alkana
adalah CnH2n+2
Ø alkena
adalah CnH2n
Ø alkuna
adalah CnH2n-2
·
alkana hidrokarbon jenuh,alkena kimia organikadalah hidrokarbon tak jenuh dengan
sebuah ikatan rangkap dua antara atom karbon, Alkuna adalah hidrokarbon tak
jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga.
·
Alkana kurang reaktif jika di bandingkan dengan
alkena, tetapi alkuna lebih reaktif dari pada alkena.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar